Published September 7, 2021 | Animal Knowledge, Animals, Conservation, Elephant, Family, Love, Wildlife

Gajah – Kira-kira apa tuh yang ada di benak sahabat satwa ketika mendengar nama satwa tersebut?

Pasti besar, belalai panjang, dan banyak hal-hal lain yang unik bukan? Tahukah sahabat satwa bahwa satwa ini ada dua jenis di dunia, yaitu Gajah Asia dan Afrika. Bedanya apa? Perbedaannya dapat terlihat dari ukuran badan, telinga dan gadingnya.

Gajah Asia memiliki badan yang lebih kecil dan telinga yang berbentuk bundar, berbeda dengan gajah Afrika yang badannya berukuran lebih besar. Selain itu, dapat dilihat juga dari gadingnya yang lebih kecil, bahkan ada yang tidak memiliki gading sama sekali.

Bagaimana dengan Gajah Sumatra? Satwa asli Indonesia merupakan subspecies Gajah Asia. Satwa ini merupakan endemik Pulau Sumatra yang berarti habitat alaminya hanya tersebar di Pulau Sumatera. Bobotnya dapat mencapai 6 ton dengan tinggi 3,5 meter. Satwa ini hidup berkelompok, dalam satu kelompok terdiri dari empat hingga lima ekor gajah.

Apa sahabat tahu bahwa gajah termasuk satwa yang cerdas, mereka memiliki ingatan jangka panjang yang baik. Mereka mampu mengingat wajah manusia yang pernah menghabiskan waktu dengan mereka, mereka juga bisa mengingat tempat yang mereka kunjungi walau hanya sekali saja lho!

Sayangnya kini populasi gajah Sumatera terancam punah. Akibat maraknya penebangan hutan dan perburuan liar, yang berlangsung sejak tahun 2021, habitat satwa ini terus berkurang. Mulai hilangnya habitat mereka secara terus menerus turut mengancam populasi yang berujung pada kepunahan spesies tersebut.

Bagaimana cara mencegah kepunahannya? Tentu saja dengan menjaga populasinya agar tetap lestari, yakni dengan melakukan upaya konservasi satwa seperti program pengembangbiakan yang dilakukan di Bali Safari.

Di Bali Safari sahabat satwa juga dapat menyaksikan pertunjukkan Edukasi dan Konservasi pada pukul 14.00 yang bertujuan memberikan edukasi kepada anak-anak sejak dini untuk selalu cinta dan peduli terhadap keberadaan satwa liar. Pertunjukkan ini menceritakan kisah gajah di Sumatra yang hidup berdampingan dengan manusia akibat pengalihfungsian lahan hutan menjadi lahan pemukiman dan perkebunan. Hingga suatu ketika terjadi  harmoni dan keseimbangan antara manusia dan alam.

Selain itu, sahabat satwa juga bisa memberi makan satwa ini secara langsung serta bisa berfoto bersama lho, kunjungi Elephant Feeding Encounter pada pukul 11.00-15.00. Jangan lewatkan juga keseruan satwa ini bermain air bersama mahout di Ganesha Court pada pukul 11.30-12.30 dan 14.30-15.00.

Yuk agendakan liburanmu ke Bali Safari Park dengan melakukan pemesanan tiket di sini. Rasakan sensasi bertemu langsung dengan satwa-satwa liar dan unik dan pengalaman yang tak terlupakan.