Sahabat satwa, mari simak bersama fakta menarik seputar burung pelikan! Burung Pelikan adalah jenis burung air besar yang memiliki kantung pada bawah paruhnya. Mereka dapat ditemukan di seluruh benua kecuali benua Antartika, karena pada umumnya mereka hidup di tempat yang hangat dan dekat dengan air. Jadi, mereka tidak dapat dijumpai di wilayah kutub, laut dalam, kepulauan samudra dan benua Amerika Selatan.

Selain itu, mereka ini merupakan satwa sosial yang tinggal dalam grup. Juga kerap kali melakukan perjalanan bergrup. Karena kebiasaannya memakan ikan, kepiting, lobster juga terkadang memakan kadal dan kodok, sehingga mereka termasuk burung karnivora.

Tahukah sahabat satwa fungsi kantung di bawah paruhnya?

Biasanya kantung ini digunakan untuk menangkap ikan, kemudian mengeringkan air dari kantung tersebut sebelum menelan ikan yang ada di dalamnya. Tetapi proses ini memakan waktu hingga satu menit, sehingga burung laut lainnya dapat kesempatan untuk mencuri ikan tersebut. Namun sahabat satwa, pelikan juga terkadang mencuri mangsa dari burung laut lain. Uniknya lagi, kantung tersebut dapat menampung hingga 3 galon air.

Bagaimana reproduksi burung ini? Pelikan betina dapat bertelur sekitar 1 hingga 3 telur, kemudian betina dan jantan secara bergantian akan mengerami telurnya. Dan proses ini berlangsung sekitar 28 sampai 36 hari hingga menetas. Setelah itu, indukan memberi makan anakan bukan dengan cara disuapi, melainkan indukan akan membuka mulutnya dengan lebar, agar anakan dapat mengambil makanan tersebut langsung di mulut indukan. Masa hidup mereka di alam liar sekitar 10 hingga 30 tahun, tergantung dari masing-masing spesies.

Setelah menyimak fakta menarik di atas. Terasa tidak lengkap jika sahabat satwa bertemu dengan burung air besar ini secara langsung? Jadi, segera jadwalkan liburanmu ke Bali Safari Park, dan jangan lupa tetap ikuti sosial media kami untuk mengetahui uniknya tingkah laku satwa dan juga tumbuh kembang mereka.