Sahabat satwa tahukah babi rusa? Kalau belum, yuk kita berkenalan dengan mereka! Mereka merupakan satwa endemik dari Sulawesi yang hidup di hutan rimba Indonesia, dan mereka masih satu kerabat dengan babi liar. Karena fisiknya yang menyerupai babi, namun taring panjang melengkung yang timbul di atas hidungnya, tampak seperti ranggah rusa, sehingga mereka disebut babi rusa. Akan tetapi, taring ini hanya terdapat pada jantan saja. Taringnya digunakan untuk menarik perhatian sang betina, juga sebagai senjata untuk berkelahi.

Mengapa ada banyak garis pada tubuhnya?

Tahukah sahabat satwa, sebenarnya itu bukanlah garis, melainkan kerutan kulit yang biasa ditemukan pada kulit satwa yang gemar berkubang di lumpur seperti badak dan kerbau air.

Kemudian, panjang tubuhnya sekitar 87-106 sentimeter, dengan tinggi 65-80 sentimeter, dan beratnya bisa mencapai 90 kilogram. Mereka tergolong satwa nokturnal, karena lebih aktif di malam hari mencari makanan untuk menghindari serangan dari beberapa satwa buas. Sedangkan waktu siang harinya digunakan untuk berisirahat. Selain itu, mereka juga termasuk satwa herbivora karena makanannya terdiri dari rumput, dedaunan dan buah-buahan.

Meskipun memiliki sifat penyendiri, tetapi mereka merupakan satwa yang hidup berkelompok, dengan dipimpin oleh seekor pejantan yang terkuat. Seketika mereka akan menjadi buas jika ada yang mengganggunya, walaupun sebenarnya mereka adalah satwa yang pemalu.

Biasanya, dalam satu kali kelahiran betina dapat melahirkan 1-2 ekor bayi. Dengan masa kehamilan 125-150 hari. Indukan akan menyusui bayinya selama satu bulan, setelah itu mereka akan mencari makanan sendiri di hutan. Dalam satu tahun, indukan hanya dapat melahirkan satu kali saja. Mereka dapat dikatakan dewasa di usia 5-10 bulan, dan bertahan hidup hingga usia 24 tahun saja.

Gimana sahabat satwa, penasaran ingin tahu dan melihat mereka secara langsung? Yuk cek promonya di website, dan jangan lupa tetap ikuti sosial media Bali Safari Park untuk mengetahui tingkah laku unik dan tumbuh kembang satwa endemik asal Sulawesi ini.